Kukar (Humas) – Dalam rangka mendukung program pemerintah menjaga kerukunan masyarakat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Kartanegara melaksanakan pembinaan dan dialog interaktif terkait Kampung Moderasi Beragama bersama para penyuluh agama Islam se-Kabupaten Kukar.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (11/9) di Samarinda ini berfokus pada penguatan pemahaman penyuluh mengenai tugas pokok dan peran strategis mereka di tengah masyarakat.
Kepala Kantor Kemenag Kukar, Drs. H. Nasrun, M.A., menegaskan bahwa esensi penyuluh adalah menyampaikan dan menjembatani program pemerintah kepada masyarakat.
“Sesungguhnya tugas penyuluh itu 70 persen di lapangan dan 30 persen di kantor. Jangan sampai ada penyuluh yang tidak memiliki objek binaan. Penyuluh harus menjadi figur yang dirindukan dan dibutuhkan masyarakat, sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah dengan umat,” tegas Nasrun.
Dalam dialog bersama H. Fairuz Khalil, S.Ag., M.H., para penyuluh juga mendapatkan pemahaman terkait program GAS (Gerakan Akselerasi Pencatatan Nikah) yang bertujuan memastikan masyarakat memiliki dokumen pernikahan resmi.
Melalui pembinaan ini diharapkan setiap penyuluh memiliki objek binaan nyata, seperti majelis taklim atau kelompok masyarakat, serta dapat berperan aktif membantu pendaftaran rumah ibadah, majelis taklim, hingga sertifikasi tanah wakaf.(sis)
Kemenag Kukar Gelar Pembinaan Penyuluh Moderasi Beragama
12 September 2025
|
Administrator
|
57 views