Kukar (Humas) – Senin (15/09), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar kegiatan penguatan Kelompok Kerja (POKJA) Majelis Taklim se-Kabupaten Kukar. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Majelis Taklim ya ada di Kecamatan Tenggarong, dengan tujuan membentuk POKJA sebagai wadah resmi untuk menaungi aktivitas, menyusun program kerja, serta merancang kurikulum kajian yang lebih terstruktur dan tidak bergantung pada pemateri semata.
Kepala Kantor Kemenag Kukar, Drs. H. Nasrun, M.H., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Majelis Taklim sebagai motor penggerak dalam mencerdaskan masyarakat, menjaga akhlak, dan menjadi guru terbaik bagi keluarga.
Nasrun juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat 499 Majelis Taklim yang telah terdaftar, dan seluruhnya diwajibkan untuk terdaftar agar pembinaan dapat lebih terarah.
“Majelis Taklim itu penggerak. Penggerak untuk mengkondisikan masyarakat menjadi baik. Diharapkan Majelis Taklim mampu merawat masyarakat agar memiliki pemahaman ilmu pengetahuan sekaligus menjaga akhlak,” ujar Nasrun.
Ia juga menekankan pentingnya latar belakang pendidikan agama yang jelas bagi para ustadz/ustadzah pembina Majelis Taklim. Menurutnya, penilaian tidak cukup hanya dari penampilan, melainkan harus berdasarkan kompetensi agar ajaran yang disampaikan tidak menyimpang dan tetap sejalan dengan nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Salah satu gagasan menarik yang muncul dalam kegiatan ini adalah pembentukan “Kotak Masalah” di lingkungan Majelis Taklim. Wadah ini bertujuan menampung berbagai persoalan jamaah, seperti masalah ekonomi, keluarga, dan pendidikan anak, yang nantinya akan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Majelis Taklim juga diarahkan untuk aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, seperti berbagi pakaian, bantuan untuk janda dan yatim, serta kegiatan kreatif lainnya.
Sementara Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Fairuz Khalil, S.Ag., M.H., turut menyampaikan harapannya agar Majelis Taklim mampu menjadi pionir perubahan dengan membawa semangat Islam yang moderat, inovatif, dan mencerdaskan, imbuhnya.
Diakhir kegiatan digelar pemilihan kepengurusan Pokja Majelis Taklim Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Ketua Hj. Malikhatun, Wakil Ketua Hj. Nurul Huda, Sekretaris Tarwiyah, Bendahara Hj. Athiyah, Seksi Kelembagaan Hj. Isnaini Tri Korawati. Seksi Manajemen Fatiqoh Indrayani, Seksi SDM Hj. Syukriah dan Seksi Kurikulum Hj. Camelia. (sis)
Penguatan POKJA Majelis Taklim Kukar: Langkah Strategis Menuju Pembelajaran Terstruktur
16 September 2025
|
Administrator
|
61 views